sponsor

sponsor
Select Menu

Favourite

Terbaru

Kiprah Dewan

Gambar template oleh konradlew. Diberdayakan oleh Blogger.

Agenda Struktur

Kabar DPC

Pelayanan

Kaderisasi

Perempuan

Kolom

Galery Kegiatan

Semarang, pkssemarang.org - Ketua DPD PKS Kota Semarang Agung Budi Margono akan mencontoh cara Guru Besar Bangsa Tjokroaminoto dalam mendidik dan melayani masyarakat. Tjokroaminoto besar karena kepeduliannya kepada rakyat. 

Hal ini disampaikannya saat mengikuti acara nonton bareng film Tjokroaminoto yang diselenggarakan oleh DPD PKS Kota Semarang dalam rangkat HUT PKS yang ke 17, minggu 26 April di XXI Citraland Simpang Lima Semarang. 

Agung menjelaskan Tjokroaminoto adalah salah satu tokoh sejarah bangsa yang telah banyak berbuat untuk bangsa ini, untuk itu seluruh kader PKS harus mencontoh bagaimana sikap Guru Bangsa ini. 

"Dari film Tjokroaminoto ini kita bisa mengambil pelajaran penting bagaimana perjuangan Tjokroaminoto yang telah berbuat banyak untuk bangsa ini," Ungkap Agung. 

Ia juga menambahkan,  dari film ini juga memberikan pelajaran bahwa edukasi kepada masyarakat menjadi sangat penting untuk melakukan perubahan. Untuk itu di momentum PKS ke 17 ini, PKS harus terus tanpa lelah mendampingi masyarakat dan melayani mereka dengan setulus hati.


pkssemarang - Menjadi seorang perempuan dan pemimpin itu bukanlah hal yang mudah. Karena tugas  perempuan yang menjadi pendamping suami sekaligus menjadi ibu dari anak – anak, maka seringkali banyak perempuan memfokuskan diri untuk mengelola keluarga, dan mengesampingkan hal diluar itu. Namun hal itu tak berlaku bagi sosok muda kelahiran Temanggung, 25 Desember 1985 ini, Elynawati.

Meski dirinya adalah seorang perempuan, namun tak menjadi halangan untuk lebih banyak berkontribusi, terutama bagi warga masyarakat Kabupaten Temanggung. Perempuan alumni Universitas Negeri Semarang (Unnes) ini kini diamanahi sebagai anggota DPRD Kabupaten Temanggung.Perempuan yang pada bulan desember baru menginjak usia 30 tahun ini menjabat sebagai sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Temanggung.

Tak Disangka Jadi Anggota DPRD

Perjalanan Elyna menjadi anggota DPRD Kabupaten Temanggung memang cukup mengejutkan bahkan Elyna sendiri kaget karena diluar dugaan dirinya terpilih menjadi satu diantara tiga Caleg PKS yang lolos menjadi Anggota Dewan.

 “Awalnya, saya diminta jadi caleg dari PKS untuk dapil 4, waktu itu saya hanya cari massa dengan siap menyukseskan caleg lain. Tapi ternyata,  dukungan keluarga dan tim sukses saya yang bagitu semangat dan gigihnya, ternyata di luar dugaan saya jadi (dewan-red),” paparnya, Jumat (24/4/2015).

Yang lebih membuat dirinya bersyukur, imbuhnya, adalah kebanyakan basis suaranya bukan basis suara PKS pada pemilu sebelumnya. Padahal, sebagaimana diketahui,  sebagian  masyarakat Temanggung blm bisa percaya dengan PKS karena isu tembakau. “Istilahnya babat alaslah dan kami bisa membuktikan bahwa tuduhan terhadap PKS di Temanggung itu tidak benar,” tandasnya.

Aktif Bermasyarakat

Usut punya usut, ternyata yang membuat Elyna pada akhirnya lolos adalah kapasitas dan sosialisasi ke masyarakat yang cukup massif kala itu. Sejak pulang dari kuliah di Unnes pada bulan November 2009, Elyna segera mencari aktivitas dan bersosialisasi dengan masyarakat Temanggung.

“Setelah saya lulus kuliah dan pulang kampung, ada kebingungan tersendiri dalam masa transisi saat itu. Yang biasanya di kampus jadi angkatan 5-7, berangkat jam 5 pagi pulang jam tujuh malam, ketika di kampung jadi agak kik kuk. Akhirnya berinisiatiflah untuk membuat rancangan aktivitas, selain mencari kerjaan tentunya,” jelas ibu satu anak ini.

Ilmu selama di kampus Unnes pun segera Elyna terapkan di kampung. Mulai dari bergabung dengan grup pengajian PKS, bergabung dengan kelompok yasinan ibu kampung, membuat TPQ, hingga rutin mengisi majelis taklim.

“Sampai akhirnya bersama teman yang lain di Temanggung merintis Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang kemudian diberi nama SMP IT Cahaya Insani Kedu, yang resmi menerima peserta didik baru pd ta 2010/2011,” ungkapnya.

Singkat cerita, Tak lama setelah itu, Elyna diminta menjadi pengurus DPD PKS Temanggung  di bidang kaderisasi. Dari situ Elyna kembali menambah jam terbang bersosialisasi dengan masyarakat, karena semua kegiatan PKS ia ikuti, termasuk terkait perekrutan dan pembinaan kader.



“Ditambah lagi ketika agustus 2010 saya menikah, intensitas bermasyarakat jd lebih banyak. Dukungan dan teknik loby suami yg cukup bagus membuat saya lumayan tertokohkan,” kata istri dari Mantan Presiden Mahasiswa Unnes, Geri Setiawan ini.

Perempuan yang Dikenal “Entengan”

Selain bekal sosialisasi yang baik dan strategi lainnya, ternyata sosok Elyna dimata masyarakat Temanggung dikenal entengan atau mudah turun tangan membantu apa yang dikehendaki masyarakat.  “Bu Elyna dan suami memang orangnya entengan,” kata Ny Rusman, salah satu masyarakat setempat.

Selain entengan membantu, Elyna dikenal rajin melakukan silaturahmi dengan tetangga.” Kami, saya dan suami sering silaturahmi, pernah juga saat sebelum jadi dewan, kami merintis TPQ, mulai dari cara mencari donatur Al Qur’an, dan pada waktu itu saya pernah membagi –bagikan 100 Qur’an ke anak – anak TPQ dan remaja masjid,” ujar Anggota Dewan dari Kecamatan Jumo, Gemawang dan Ngadirejo ini.

Ingin Melayani Masyarakat Sepenuh Hati

Meski dirinya saat ini menjadi seorang legislator, Elyna mengaku akan tetap melakukan aktivitas seperti saat dirinya sebelum menjadi legislator. Dirinya ingin lebih banyak bermanfaat bagi masyarakat.

“Yang biasa saya lakukan sebelum jadi aleg saya lakukan, aktivitas tambahannya setiap hari ahad saya silaturahim ke tokoh - tokoh di dapil,” tandasnya.

Selain itu, Elyna ingin terus berusaha maksimal bekerja sesuai tupoksi yang diamanahkan. “Sebagai Legislator, saya berusaha sekuat tenaga melayani masyarakat sepenuh hati, perketat fungsi pengawasan terhadap program pemerintah, memastikan secara langsung ke lapangan bahwa program pemerintah tepat sasaran, masyarakat yang berhak menikmati setiap program pemerintah tidak terdholimi, “ beber Elyna.

 Elyna yang di masa kampus adalah aktivis Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Semarang ini juga berpesan kepada para aktivis kampus untuk mempersiapkan diri terjun di masyarakat.

“Jangan pernah menjadi insan yang terkesan eksklusif di masyarakat,  aktivitas di organisasi kampus sangat jauh berbeda di banding realita di lapangan. Apa yang para aktivis kampus lakukan, itu hanya sebuah pembelajaran. Actionnya  ketika di masyarakat. jadi jangan pernah abaikan aktivitas sekecil apapun di masyarakat,” pungkasnya.

Selamat berjuang, Kartini Muda dari Lereng Sumbing.
Milad PKS ke-17, Bidpuan Gelar Lomba Menghias Tumpeng
pkssemarang - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Salatiga menggelar acara puncak Milad PKS yang ke-17 di Kantor DPD PKS Salatiga Jalan Soekarno-Hatta Jagalan Argomulyo Salatiga pada Minggu (26/4). Kegiatan ini merupakan acara puncak dari rangkaian acara Milad PKS ke-17 yang telah digelar oleh DPD PKS Salatiga. Sebelumnya turnamen badminton, tenis meja, dan futsal juga digelar untuk memeriahkan Milad PKS ke-17.

Pada pagi ini, Minggu (26/4) suasana Kantor DPD PKS Salatiga ramai dengan kehadiran mayoritas Ibu-ibu dan anak-anak. Rupanya Bidang Perempuan PKS Kota Salatiga menggelar lomba menghias tumpeng dengan tema Milad ke-17 PKS. Peserta dari acara ini adalah Ibu-ibu kader dan simpatisan PKS. Selain lomba menghias tumpeng juga dimeriahkan lomba anak-anak kader seperti lomba catur, mewarnai, dan lomba pecah air.

Titik Anggraeni, Ketua Bidang Perempuan PKS di sela-sela acara saat ditemui menyampaikan, “Lomba tumpeng ini digelar dengan tujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa kader-kader PKS itu kreatif. Dengan acara ini diharapkan pula bisa menguatkan hubungan persaudaraan di antara kader dan simpatisan PKS”.

Hadir pula membuka acara, M. Fathurr Rahman, Ketua DPD PKS Salatiga dalam sambutannya menyampaikan, “Kita masih ingat tujuh belas tahun yang lalu jumlah kader PKS masih sedikit. Tapi kami bersyukur pada usianya yang ke-17 ini PKS khususnya di Salatiga semakin bertambah jumlah kadernya. Semoga kita terus bisa memberikan manfaat kepada masyarakat secara umum”.
Sumber : pksjateng.or.id
Perempuan PKS Siap Terlibat Dalam Pencegahan HIV AIDS
pkssemarang - Tren penularan infeksi HIV AIDS di Kabupaten Pemalang yang mengalami kenaikan, terutama pada kalangan ibu rumah tangga menjadi perhatian Bidang Perempuan DPD PKS Pemalang. Minimnya informasi terkait hal itu menjadi salah satu faktor penyebab mudahnya ibu rumah tangga terjangkit.

Hal tersebut diangkat dalam seminar Pentingnya Menjaga Kesehatan Reproduksi Perempuan yang dihelat Bidang Perempuan DPD PKS Pemalang, Minggu (4/1) di Aula SLBN Pemalang.

Ketua Bidang Perempuan DPD PKS Pemalang, Sri Hidayati, mengatakan kegiatan seminar ini bertujuan meningkatkan pemahaman perempuan dalam sejumlah persoalan pada sistem reproduksi seperti penyakit, infeksi dan bagaimana cara pencegahannya.

“Perempuan utamanya ibu-ibu harus meningkat pemahamannya berkaitan ini. Apalagi pada perempuan yang mempunyai peran ganda. Mereka sehat maka kiprahnya semakin optimal,” ujar dia.

Bagi kader perempuan, lanjut dia, kiprah dalam dakwah juga semakin meningkat dengan diiringi kesehatan yang terjaga. Ditambahkan dia, dalam kegiatan tersebut selain seminar kesehatan, pihaknya juga menggelar sarasehan berkaitan tugas-tugas bidang perempuan di Pemalang. Untuk giat tersebut bersama dengan Woro Haswini.

Sementara pembicara dari LSM Kawan, Isyti’aroh, M.kep, Ns, SP. Kep.Mat, mengatakan berkaitan penyakit pada reproduksi perempuan secara umum kanker servik menduduki peringkat pertama penyebab kematian di Indonesia.

Angka HIV AIDS, lanjutnya, di Pemalang juga mengalami tren peningkatan.

”Tidak diduga , ternyata yang terinfeksi banyak dari kalangan ibu rumah tangga yang notabene tidak tahu apa itu infeksi menular pada organ reproduksi. Saya ingin menitik tekankan bahwa upaya pencegahan menjadi penting, agar problem tersebut tidak menimpa kita,” tandasnya aktivis LSM yang bergerak pada pencegahan HIV AIDS dan penularan penyakit reproduksi ini.

Isyti’aroh menegaskan pencegahan utama yakni dengan pola hidup sehat dan selalu setia pada pasangan. “Pencegahan utama dengan pola hidup sehat. infeksi menular seksual banyak cara penularan seperti hubungan seksual maka masing-masing pasangan harus  setia pada pasangannnya,” tegas dia.

Pihaknya mengapresiasi keterlibatan Bidang Perempuan DPD PKS dalam menjadi agen sosialisasi bersama LSM yang ia kelola. “Kami akan membagikan sejumlah leaflet terkait HIV AIDS dan penyakit menular seksual lainnya, selepas seminar ini kader perempuan PKS dapat segera mensosialisasikan pada lingkungan terdekatnya,” tandasnya.
Sumber : pksjateng.or.id