sponsor

sponsor
Select Menu

Favourite

Terbaru

Kiprah Dewan

Gambar template oleh konradlew. Diberdayakan oleh Blogger.

Agenda Struktur

Kabar DPC

Pelayanan

Kaderisasi

Perempuan

Kolom

Galery Kegiatan

Akademisi Undip Budi Setiyono mengisi acara diskusi PKS Semarang
Semarang, pkssemarang.org - Akademisi Undip Budi Setiyono memprediksi bila PKS membuat setrategi yang tepat dalam menjalankan politik di era sekarang ini, PKS berpeluang besar untuk menjadikan kader sendiri sebagai Presiden di tahun 2024. Hal ini disebabkan angin politik menggambarkan bahwa pemilih rasional terus mengalami penambahan, sehingga partai seperti PKS ini memiliki peluang bagus.

Hal ini disampaikan Budi Setiyono saat menjadi pembicara dalam diskusi yang diadakan PKS Semarang. Acara diskusi ini merupakan rangkaian acara Muskerda PKS Kota Semarang Minggu 19 Oktober 2014 di Markas Dakwah. Budi Setiyono di undang khusus untuk memberikan masukan-masukan kepada PKS dalam rangka menyusun Program Partai kedepan.

Budi menjelaskan ada perubahan pola pemilih dari pemilu 99 hingga 2014 ini, dimana pemilih rasional semakin banyak meskipun belum mencapai 50%. Namun trend ini menunjukan PKS memiliki peluang karena PKS merupakan partai yang memiliki Platform Rasional

"Trend dari tahun ke tahun menunjukan pemilih rasional yang menentukan pilihan di waktu-waktu akhir terus mengalami peningkatan, seharusnya partai yang memiliki platform rasional seperti PKS ini sudah memiliki harapan mencapai suara sampai 30%" Ungkap Dosen Fisip Undip ini.

Budi memberikan analisa, Trend pemilih rasional yang terus meningkat ini rupanya di baca oleh lawan-lawan PKS, sehingga tidak mungkin PKS akan dibiarkan mendapatkan peluang untuk mendapatkan suara yang lebih banyak.

"Pertanyaannya, Apakah trend ini tidak terbaca oleh orang-orang yang benci PKS? pasti sudah terbaca, dan jika dibiarkan PKS akan mendapatkans suara 30-40%" Ungkap Penasihat Politik Aung San Suu Kyi dan Partai NLD Myanmar ini.

Ia menambahkan, yang membuat PKS mengalami Stagnasi suara dalam pemilu 2014 ini dikarenakan PKS terburu-buru untuk masuk ke Eksekutif, seharusnya, bila PKS Konsisten terlebih dulu sebagai partai oposisi baik di Pusat ataupun di Daerah, PKS akan memetik buahnya di tahun 2014 ini. Karena di Eksekutif inilah terdapat banyak jebakan-jebakan kasus yang bisa menghancurkan citra partai.

"Dari dulu sekali saya menyampaikan, saran saya PKS Sebaiknya tidak masuk ke eksekutif hingga tahun 2014 atau tahun 2024, saat trend pemilih rasional meningkat, pemilih tidak puas dengan kerja eksekutif maka saat itulah semua pemilih akan memilih PKS" Ungkap Budi.

Akademisi Undip yang juga merupakan Penasihat Politik Aung San Suu Kyi dan Partai NLD Myanmar ini menberikan masukan kepada semua kader PKS untuk terus bekerja dan melupakan kasus yang menimpa mantan Presiden Partai Luthfi Hasan Ishaq, karena memang kasus ini dibuat untuk menghancurkan PKS. 







Mukerda PKS Kota Semarang
Semarang, pkssemarang.org - Sesuai dengan amanah Musda, PKS Semarang akan mengajukan kader internal dalam pesta demokrasi Pemilihan Walikota Semarang yang akan diselenggarakan tahun 2015 nanti. Untuk itu Dalam Muskerda PKS Semarang yang telah diadakan 19 Oktober 2014 di Markas Dakwah memutuskan untuk membentuk Tim Optimalisasi Pemenangan Pilkada (Tomda).

Tim ini di bentuk dengan tujuan membuat langkah-langkah setrategis untuk mensukseskan dan memenangkan kader dalam pesta rakyat lima tahunan ini. Tim ini diketuai langsung oleh Ketua DPD PKS Kota Semarang Agung Budi Margono.

Ketua Bidang Humas dan Kebijakan Publik DPD PKS Kota Semarang Nur Kholis Majid mengatakan, pembentukan tim ini adalah sebagai langkah persiapan karena waktu pelaksanaan Pilkada yang tidak lama lagi. Meskipun di perkirakan Pilkada akan molor dari waktu yang telah di tentukan sebelumnya dari April menuju September.

"Ini adalah langkah persiapan PKS menuju Pilkada, kami harapkan dengan persiapan lebih dini ini akan memberikan peluang yang lebih baik dalam Pilkada nanti. Meskipun hingga saat ini belum jelas pilih langsung atau tidak langsung, proses persiapan dan langkah-langkah dalam upaya mencalonkan kader sendiri terus berjalan" Ungkap Kholis yang juga masuk dalam Tim Pemenangan ini.

PKS Semarang sebelumnya telah melakukan pemilu internal untuk memberikan rekomendasi tokoh siapa saja yang layak diusung, melalui Tim ini, rekomendasi itu akan lebih dalam lagi di bahas agar bisa memunculkan kebijakan yang tepat.

"Hasil pemira dan aspirasi kader terkait siapa yang layak di ajukan PKS sudah ada di data kami. selanjutnya kami akan melakukan pembahasan lebih detail, rencananya dalam waktu dekat akan kami munculkan beberapa nama, tapi ini masih dalam pembahasan" Ungkap Kholis. 


Mukerda PKS Semarang
Semarang, pkssemarang.org - Untuk mengoptimalkan kerja dakwah satu tahun kedepan, DPD PKS Kota Semarang mengadakan agenda Musyawarah Kerja Daerah atau Mukerda Minggu 19 Oktober 2014 di Markas Dakwah. Kegiatan ini diikuti oleh semua pengurus DPD PKS Kota Semarang di semua bidang. 

Ketua DPD PKS Kota Semarang Agung Budi Margono dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Mukerda ini adalah Mukerda terakhir di periode kepengurusan 2010-2015, untuk itu, perlu untuk melakukan evaluasi dan merencanakan program-program penting dalam rangka menunaikan amanah Musda tahun 2010 lalu.

"Kita berharap di satu tahun terakhir ini, dapat mengoptimalkan kerja-kerja dakwah untuk memberikan manfaat kepada masyarakat melalui program-program yang disusun, untuk itu Mukerda kali ini sangat penting untuk menata program dakwah satu tahun mendatang" Ungkap Agung saat memberikan sambutan membuka acara Mukerda minggu pagi.

Ia menambahkan, kepercayaan masyarakat kepada PKS harus di jawab dengan kerja-kerja nyata, karena PKS telah berhasil mempertahankan 6 kursi anggota dewan di tengah serangan bertubi-tubi kepada PKS melalui issue-issue negatif di medai masa. 

Dalam Mukerda ini telah disepakati, PKS Semarang akan memfokuskan kerja partai pada beberapa program, diantaranya adalah penguatan management partai, peningkatan rekrutmen kader, memperbaiki struktur partai hingga tingkat ranting, meningkatkan pelayanan masyarakat, perbaikan kinerja anggota dewan dan target menang dalam Pilkada Kota Semarang 2015 nanti.

Sekum DPD PKS Kota Semarang Usep Badruzaman mengatakan, melalui Mukerda ini juga telah direkomendasikan agar Partai melakukan monitoring terhadap kerja Dewan terutama dalam membina hubungan dengan kader dan warga.

"Dalam rapat pleno sudah di putuskan untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja dewan, terutama dalam membina hubungan dengan kader dan juga warga. Kita berharap, Dewan dari PKS memiliki program untuk mendekatkan diri kepada Kader dan Warga, Sehingga Dewan tidak hanya membina hubugnan dengan warta dengan melupakan membina hubungan dengan kader". Ungkapnya